Startup yang mewakili Indonesia di ajang ITU Telecom World 2017 di Busan Korea Selatan telah mencuri perhatian banyak pihak. Wakil startup Indonesia di perhelatan tersebut antara lain Tokopedia, Modalku, Tukang Sayur.co, Cashlez, Nurbaya Initiative, dan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.
Perwakilan startup yang hadir di ajang ITU Telecom World 2017 dianggap sebagai best practice solusi digital yang mendukung Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan menyejahterakan masyarakat melalui sharing economy, workforce digitalization, dan financial inclusion.
Nurbaya Initiative hadir bersama Tukang sayur.co, memiliki visi yang sejalan yaitu memajukan UKM asli Indonesia dan memungkinkan workforce digitalization. Mereka membantu UKM dengan memberikan platform digital yang memungkinkan para tukang sayur untuk bertemu dan bertransaksi langsung dengan pelanggannya.
Tokopedia yang merupakan salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia dinilai telah berhasil mengimplementasikan model bisnis disruptif yang mampu memberikan peluang bisnis dan lapangan pekerjaan. Hingga saat ini, Tokopedia telah menampung lebih dari dua juta merchant yang tersebar di seluruh Indonesia yang 80% diantaranya merupakan UKM baru.
Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Modalku dan Cashlez. Melalui model bisnis digital, keduanya memperkenalkan solusi digital negeri yang dapat diimplementasikan untuk dunia, lebih jauh memungkinkan startup dan UKM untuk mengembangkan bisnisnya.
Modalku merupakan startup yang bergerak dalam bidang peer-to-peer lending yang menghubungkan UKM yang membutuhkan pinjaman modal kerja dengan pemberi pinjaman yang mencari alternatif investasi terjangkau dan menarik.
Sedangkan Cashlez merupakan perusahaan teknologi pembayaran yang menciptakan sistem mPOS, sebuah konsep penerimaan pembayaran kartu kredit dan kartu debit berbasis aplikasi pada smartphone (Android and iOS) yang dihubungkan dengan card reader melalui bluetooth.
Selain itu, ajang ini juga dihadiri oleh Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, program yang diinisiasikan oleh Yansen Kamto dan Kominfo ini menarik perhatian pengunjung ITU sekaligus menunjukkan kepada dunia usaha berkelanjutan Indonesia dalam mendorong terbentuknya startup digital yang dapat menghadirkan banyak solusi untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.